penambangan bijih timah aluvial di ethiopia
Penambangan Bijih Timah Aluvial di Ethiopia: Potensi dan Tantangan
Perkenalan
Etiopia, diberkahi dengan beragam sumber daya mineral, mempunyai potensi besar untuk penambangan bijih timah aluvial. Deposit aluvial, terbentuk oleh erosi dan sedimentasi batuan primer yang mengandung timah, biasanya ditemukan di dasar sungai, dataran banjir, dan lembah. Deposito ini menawarkan peluang penambangan yang relatif berbiaya rendah karena kedalamannya yang dangkal dan kemudahan ekstraksi. Sementara sektor pertambangan timah di Ethiopia masih terbelakang dibandingkan negara-negara Afrika lainnya seperti Nigeria atau Republik Demokratik Kongo (Republik Demokratik Kongo), eksplorasi baru-baru ini menyoroti cadangan yang menjanjikan, khususnya di wilayah selatan dan barat.
Deposit Timah Aluvial Utama di Ethiopia
1. Etiopia Selatan (SNNPR & Wilayah Oromia)
- Sungai dan aliran sungai di daerah seperti zona Bench Maji dan Shewa mengandung jejak kasiterit (oksida timah), mineral bijih utama untuk timah.
- Penambang tradisional secara historis mengolah deposit ini menggunakan metode sederhana seperti mendulang dan pintu air.
2. Etiopia Barat (Benishagul-Gumuz & Daerah Gambela)
- Daerah aliran Sungai Baro dan anak-anak sungainya terkenal dengan endapan placer yang mengandung timah serta emas dan unsur tanah jarang.
3. Daerah Calon Lainnya
- Survei geologi menunjukkan potensi keberadaan timah aluvial di Dataran Tinggi Ethiopia, di mana pelapukan urat timah yang mengandung granit berkontribusi terhadap akumulasi sedimen di hilir. .jpg)
Metode Penambangan
Ekstraksi timah aluvial di Ethiopia terutama melibatkan:
- Penggeseran Manual: Penambang tradisional menggunakan panci tradisional untuk memisahkan kasiterit yang lebih berat dari sedimen yang lebih ringan—metode yang menghasilkan hasil rendah namun mudah diakses.
- Kotak Pintu Air & Tanaman Pencucian Sederhana: Operasi skala kecil menggunakan teknik pemisahan gravitasi untuk mengkonsentrasikan bijih timah dari pasir dan kerikil.
- Pengerukan Mekanis: Pengerukan mekanis secara terbatas telah diuji di wilayah sungai untuk meningkatkan efisiensi, meskipun biaya tinggi dan masalah lingkungan menghambat adopsi secara luas.
Tantangan yang Dihadapi Sektor ini
1. Infrastruktur Terbatas
- Jaringan jalan yang buruk, kekurangan listrik, dan sistem pengelolaan air yang tidak memadai menghambat operasi skala besar. .jpg)
2. Dominasi Artisanal & Praktek Informal
- Sebagian besar penambangan bersifat informal, menyebabkan tingkat pemulihan yang tidak efisien (~30–50% bijih) dan degradasi lingkungan akibat penggalian yang tidak terkendali.
3. Ketidakpastian Peraturan
- Sementara milik Etiopia 2021 UU Minerba bertujuan untuk menarik investasi, keterlambatan birokrasi
